Newest Post

Hasil Observasi Lingkungan Biotik Dan Abiotik Di Sekolah || Kelompok 2

| Kamis, 17 Februari 2022
Baca selengkapnya »

 

                                              sumber:https://youtu.be/aeje1MIzY1I
                                              KELOMPOK 2
                                              Nama Anggota:
                                             - Kevin Putra Baswara Aryasatya/17
                                             - Kirania Kayla Putri/18
                                             - Calya Anggi Maheswari/8
                                             - Feorenza Deven Rafay Afendi/11
                                               Kelas:7G
                                                

Hasil Observasi Lingkungan Biotik Dan Abiotik Di Sekolah || Kelompok 2

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :Kamis, 17 Februari 2022
With 0komentar
Tag :

Membuat Sel Tumbuhan -TUGAS IPA

|
Baca selengkapnya »


                                         NAMA:KEVIN PUTRA BASWARA ARYASATYA

                                         KELAS:7G
          
                                         NOMOR:17

                                          semoga bermanfaat dan membantu

Membuat Sel Tumbuhan -TUGAS IPA

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Cara Membuat Filtrasi Sederhana

|
Baca selengkapnya »


                                            NAMA   :KEVIN PUTRA BASWARA ARYASATYA
                                            KELAS  :7G
                                            NOMOR:17
                                            SEMOGA MEMBANTU DAN BERMANFAAT:)

Cara Membuat Filtrasi Sederhana

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Definisi Pencemaran

| Rabu, 16 Februari 2022
Baca selengkapnya »


  - Pencemaran lingkungan (environmental pollution) adalah terkontaminasinya komponen fisik dan biologis dari sistem bumi dan atmosfer sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan.

Kontaminasi tersebut bisa berasal dari kegiatan manusia ataupun proses alam, yang menyebabkan kualitas lingkungan menjadi tidak dapat berfungsi sesuai dengan seharusnya.

Sementara, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup memberi penjelasan bahwa pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.

Baca juga:
Pemanasan Global: Penyebab, Dampak, dan Upaya Penanggulangannya
Adapun menurut modul Kemdikbud Biologi Kelas X karya Khoirul Huda, S.Pd., M.Pd, pencemaran diartikan sebagai masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan.

Segala sesuatu yang dapat menimbulkan pencemaran disebut polutan (bahan pencemar). Zat dapat dikatakan sebagai polutan apabila jumlahnya telah melebihi batas normal, yang berada pada waktu dan tempat yang tidak tepat.

Zat pencemar dikenal juga dengan istilah limbah (sampah). Limbah merupakan bahan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, seperti kegiatan rumah tangga yang kehadirannya dapat berdampak negatif bagi lingkungan.

Berdasarkan sifatnya limbah dapat digolongkan menjadi limbah cair, limbah padat, limbah daur ulang, limbah organik, dan limbah bahan berbahaya beracun (B3).

Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan
Pencemaran Air
Pencemaran air merupakan terjadinya perubahan penurunan kualitas air di suatu tempat perairan seperti laut, sungai, danau, dan air tanah.

Penyebab terjadinya pencemaran air:
-Pembuangan hasil bekas limbah industri, rumah tangga, ke perairan.
-Adanya partikel-partikel tanah di perairan, akibat adanya erosi.
-Penggunaan bahan peledak dan racun dalam kegiatan menangkap ikan.
-Tumpahannya minyak karena kebocoran tanker atau ledakan sumur minyak lepas pantai.

Baca juga:
10 Penyebab Pencemaran Udara, Apa Saja Itu?
Pencemaran Udara
Pencemaran udara adalah masuk dan bercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfer, sehingga memunculkan polusi udara.

Penyebab terjadinya pencemaran udara:
-Bebasnya karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2) ke udara, yang dapat berasal dari asap kendaraan, asap pembakaran atau kebakaran, asap rokok, asap cerobong pabrik.
-Adanya asap vulkanik dari aktivitas letusan gunung berapi, sehingga dapat menebarkan partikel-partikel debu ke udara.
-Bebasnya partikel, nitrogen oksida, dan oksida sulfur ke udara, akibat asap dari pembakaran batu bara pada pembangkit listrik atau pabrik.
-Adanya Chloro Fluoro Carbon (CFC), dari hasil kebocoran mesin pendingin seperti kulkas dan AC mobil.

Pencemaran Tanah (Darat)
Pencemaran tanah atau darat merupakan penurunan kualitas tanah akibat masuknya ke dalam polutan ke lingkungan tanah, berupa zat kimia, debu, panas, suara, radiasi, dan mikroorganisme.

Penyebab terjadinya pencemaran tanah terbagi menjadi 3 golongan yaitu:

Limbah domestik, yaitu limbah yang berasal dari kegiatan manusia. Umumnya, limbah domestik berupa sampah basah atau organik yang mudah diurai.
Limbah industri, yaitu limbah padat berupa lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan, seperti sisa pengolahan pabrik gula, pulp, kertas, rayon, plywood, pengawetan buah, dan lain-lain.
Limbah pertanian, biasanya berasal dari pestisida atau DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) yang digunakan oleh petani untuk memberantas hama tanaman. Limbah pertanian ini juga merupakan jenis pencemaran lingkungan.


sumber:https://materikimia.com/rangkuman-materi-pencemaran-lingkungan-smp-kelas-7-kurikulum-2013/ dan https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5765860/pencemaran-lingkungan-pengertian-jenis-dan-penyebab-terjadinya#:~:text=Adapun%20menurut%20modul%20Kemdikbud%20Biologi,disebut%20polutan%20(bahan%20pencemar).




Definisi Pencemaran

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :Rabu, 16 Februari 2022
With 0komentar
Tag :

Pencemaran Tanah

|
Baca selengkapnya »



Pencemaran Tanah.

 Tanah merupakan salah satu komponen terpenting dalam keberlangsungan hidup manusia sama halnya dengan air dan udara, bayangkan saja jika struktur dan kualitas tanah rusak tentu saja mempengaruhi tingkat kadar air dalam tanah. Selain berkaitan dengan air, kualitas tanah juga faktor terpenting hidupnya tumbuh-tumbuhan sementara itu tumbuh-tumbuhan adalah salah satu mata rantai makanan yang mempengaruhi mata rantai makanan di atasnya.

Pencemaran tanah, Penyebab Dan Dampaknya

Pencemaran tanah adalah keadaan atau suatu kondisi dimana bahan/zat kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Penyebab pencemaran tanah dapat disebabkan beberapa hal diantaranya
  1. Bahan atau benda yang tidak dapat di daur ulang misalnya plastik, kaca, logam dan karet. Jika benda-benda tersebut tertimbun dalam tanah maka struktur tanah menjadi rusak
  2. Zat kimia misalnya sisa pestisida dari pertanian yang meresap kedalam tanah ataupun sisa limbah industri dan rumah tangga seperti deterjen dan lainnya
  3. Pengikisan lapisan humus (topsoil) oleh air
  4. Deposit senyawa asam dari peristiwa hujan asam

Dampak pencemaran tanah

Dampak yang ditimbulkan dari pencemaran tanah sangat kompleks baik itu bagi kesehatan, ekosistem, dan tentu saja dampak langsung yang sangat terasa adalah di bidang pertanian dan berikut akan saya jabarkan dari masing dampak tersebut
 
1.Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan : bergantung pada jenis polutannya
  • Kromium - berbagai macam pestisida dan herbisida adalah bahan karsinogenik bagi semua populasi
  • Timbal yang merupakan bahan berbahaya terutama untuk anak-anak, dapat menyebabkan kerusakan otak dan ginjal
  • Paparan kronis terhadap benzena dapat meningkatkan terkena leukemia
  • Merkuri (Air Raksa) dan siklodiena dapat menyebabkan kerusakan ginjal
  • PCB dan Siklodiena dapat menyebabkan keracunan hati
  • Organofosfat dan Karmabat mengakibatkan gangguan pada saraf otot
  • Klorin dapat merangsang perubahan pada hati dan ginjal, juga menyebabkan penurunan sistem saraf pusat
2.Dampak pencemaran tanah terhadap ekosistem

Perubahan kimiawi pada tanah yang diakibatkan bahan kimia menyebabkan perubahan metabolisme dari mokroorganisme endemik dan antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Dari perubahan kimiawi tersebut juga bahkan dapat mengakibatkan kematian spesies premier tertentu dari rantai makanan dan tentu juga akan memengaruhi level rantai makanan di atasnya sebagai predator

3.Dampak pencemaran tanah terhadap pertanian

Pencemaran tanah yang diakibatkan beberapa penyebab yang sudah saya sebutkan di atas akan berdampak langsung mengurangi tingkat kesuburan dan struktur tanah dan tentu saja akan berdampak langsung terhadap perkembangan tanaman yang akhirnya akan mengurangi jumlah produksi. 



sumber:https://hot.liputan6.com/read/4005365/penyebab-pencemaran-tanah-yang-disepelekan-beserta-dampaknya dan https://disperkimta.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/pencemaran-tanah-11

Pencemaran Tanah

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Pencemaran Udara

|
Baca selengkapnya »





 Penyebab dan dampak pencemaran udara yang paling utama selalu terkait dengan manusia. Manusia menjadi penyebab utama dan terbesar terjadinya pencemaran udara. Pun manusia pula yang merasakan dampak terburuk dari terjadinya pencemaran udara. Pencemaran udara merupakan salah satu kerusakan lingkungan, berupa penurunan kualitas udara karena masuknya unsur-unsur berbahaya ke dalam udara atau atmosfer bumi. Unsur-unsur berbahaya yang masuk ke dalam atmosfer tersebut bisa berupa karbon monoksida (CO), Nitrogen dioksida (No2), chlorofluorocarbon (CFC), sulfur dioksida (So2), Hidrokarbon (HC), Benda Partikulat, Timah (Pb), dan Carbon Diaoksida (CO2). Unsur-unsur tersebut bisa disebut juga sebagai polutan atau jenis-jenis bahan pencemar udara. Masuknya polutan  ke dalam atmosfer yang menjadikan terjadinya pencemaran udara bisa disebabkan dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor manusia. Penyebab pencemaran udara dari faktor adalah alam contohnya adalah aktifitas gunung berapi yang mengeluarkan abu dan gas vulkanik, kebakaran hutan, dan kegiatan mikroorganisme. Polutan yang dihasilkan biasanya berupa asap, debu, dan gas. Penyebab polusi udara yang kedua adalah faktor manusia dengan segala aktifitasnya. Berbagai kegiatan manusia yang dapat menghasilkan polutan antara lain :

  1. Pembakaran; Semisal pembakaran sampah, pembakaran pada kegiatan rumah tangga, kendaraan bermotor, dan kegiatan industri. Polutan yang dihasilkan antara lain asap, debu, grit (pasir halus), dan gas (CO dan NO).
  2. Proses peleburan; Semisal proses peleburan baja, pembuatan soda, semen, keramik, aspal. Polutan yang dihasilkannya meliputi debu, uap, dan gas.
  3. Pertambangan dan penggalian; Polutan yang dihasilkan terutama adalah debu.
  4. Proses pengolahan dan pemanasan; Semisal proses pengolahan makanan, daging, ikan, dan penyamakan. Polutan yang dihasilkan meliputi asap, debu, dan bau.
  5. Pembuangan limbah; baik limbah industri maupun limbah rumah tangga. Polutannya adalah gas H2S yang menimbulkan bau busuk.
  6. Proses kimia; Semisal pada pemurnian minyak bumi, pengolahan mineral, dan pembuatan keris. Polutan yang dihasilkan umunya berupa debu, uap dan gas.
  7. Proses pembangunan; Semisal pembangunan gedung-gedung, jalan dan kegiatan yang semacamnya. Polutannya seperti asap dan debu.
  8. Proses percobaan atom atau nuklir; Polutan yang dihasilkan terutama adalah gas dan debu radioaktif.

Di awal artikel sudah dituliskan bahwa manusia menjadi penyebab utama dan terbesar terjadinya pencemaran udara. Belum lagi jika kebakaran hutan, sebagai salah satu penyebab polusi udara terbesar, dimasukkan sebagai pencemaran udara yang disebabkan oleh manusia. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar kebakaran hutan dan lahan sengaja dilakukan oleh manusia.


sumber:https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/sumber-penyebab-dan-pencemaran-udara-48 dan https://tanilogic.com/2020/04/pencemaran-udara-bagi-pertanian-manusia/

Pencemaran Udara

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Pencemaran Air

|
Baca selengkapnya »

 



- Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. Menurut PP no 20 tahun 1990, pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas dari air tersebut turun hingga batas tertentu yang menyebabkan air tidak berguna lagi sesuai dengan peruntukannya.


Berikut adalah sumber-sumber pencemaran air:

1. Limbah industri: bahan kimia cair maupun padat, dari sisa-sisa bahan bakar seperti tumpahan minyak dan oli, kebocoran pipa-pipa minyak tanah yang ditimbun dalam tanah.

2. Penggunaan lahan hijau atau hutan untuk membangun sesuatu.

3. Limbah pertanian.

4. Limbah pengolahan kayu.

5. Penggunakan bom oleh nelayan dalam mencari ikan di laut.

6. Rumah tangga (limbah cair, seperti sisa mandi, MCK, sampah padatan seperti plastik,

gelas, kaleng, batu batre, sampah cair seperti detergen dan sampah organik, seperti

sisa-sisa makanan dan sayuran).

Selain itu terdapat penyebab dan dampak pencemaran air yang harus diketahui. Berikut penjelasannya yang dikutip dari laman DLHK Provinsi Banten:

Penyebab Pencemaran Air

Penyebab pencemaran air dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber kontaminan langsung dan dan tidak langsung.Sumber langsung meliputi efluen yang keluar industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya. Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfer berupa hujan.

Baca juga:
5 Penyebab Pemanasan Global dan Dampaknya bagi Bumi
Pencemaran air juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti:

1. Meningkatnya kandungan nutrient yang mengarah pada eutrofikasi.

2. Sampah organik seperti air selokan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.

3. Polutan industri seperti i logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan.

4. Limbah pabrik yang mengalir ke sungai citarum.

Dampak Pencemaran Air

1. Dampak terhadap kehidupan biota air

Jika terlalu banyak zat pencemaran pada air limbah akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air. Akibatnya kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen menjadi terganggu dan mengurangi perkembangannya. Akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya terjadi pada air limbah juga terhambat.

2. Dampak terhadap kualitas air tanah

Pencemaran air pada tanah dapat diukur melalui faecal coliform telah terjadi dalam skala yang luas, hal ini dibuktikan oleh suatu survey sumur dangkal di Jakarta. Banyak penelitian yang mengindikasikan terjadinya pencemaran tersebut.

3. Dampak terhadap kesehatan

Dampak pencemaran air terhadap kesehatan akan menularkan bermacam-macam penyakit antara lain:

- Air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen.

- Air menjadi sarang serang dan menyebarkan penyakit.

- Jumlah air yang tersedia tidak cukup, sehingga manusia yang bersangkutan tak dapat membersihkan diri.

- Air sebagai media hidup vektor penyakit.


4. Dampak terhadap estetika lingkungan

Banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan maka perairan tersebut semakin tercemar yang ditandai dengan bau yang menyengat. Juga diikuti dengan tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan.

Demikianlah penjelasan mengenai pencemaran air. Jangan lupa selalu jaga kebersihan air ya detikers!

sumber:https://pdamtirtabenteng.co.id/berita/pencemaran-air-dan-prilaku-manusia dan https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5693376/pencemaran-air-pengertian-penyebab-dan-dampaknya-bagi-lingkungan

Pencemaran Air

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

| Rabu, 09 Februari 2022
Baca selengkapnya »

 


4. Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

Manusia juga memiliki interaksi dengan lingkungan. Berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam menyebabkan kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu, akibatnya lingkungan menjadi kurang berfungsi dengan peruntukannya.

Demikian ringkasan materi bab Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup semoga bermanfaat dan bisa menambah referensi kamu.

sumber:https://www.guruspensaka.com/2021/02/materi-ipa-pola-interaksi-manusia-yang.htmlhttps://wirahadie.com/interaksi-makhluk-hidup-dengan-lingkungan/amp/#Materi_IPA_Kelas_7_Semester_2nbsp_Bab_7_Interaksi_Makhluk_Hidup_dengan_Lingkungannbsp

Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :Rabu, 09 Februari 2022
With 0komentar
Tag :

Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Pola

|
Baca selengkapnya »

 


3. Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Pola

Setiap organisme tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung pada organisme lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan membentuk pola interaksi. Pola interaksi terjadi antara komponen biotik dan komponen abiotik serta antara komponen abiotik dengan komponen abiotik. Interaksi antar makhluk hidup dapat terjadi melalui peristiwa makan dan dimakan seperti rantai makanan, jaring – jaring makanan dan piramida makanan serta melalui bentuk hidup bersama yaitu simbiosis. Simbiosis ada 3 yaitu : simbiosis mutualisme, komensalisme dan parasitisme. 

Simbiosis mutualisme adalah hubungan dua jenis individu yang saling memberikan keuntungan oleh kedua individu tersebut. Contohnya jamur dengan akar pohon pinus. Jamur mendapatkan makanan dari pohon pinus, pohon pinus mendapatkan air dan garam mineral lebih banyak jika bersimbiosis dengan jamur. 

Simbiosis komensalisme adalah hubungan interaksi dua jenis individu yang memberikan keuntungan pada salah satu pihak, tapi pihak lain tidak mendapat kerugian. Contohnya tumbuhan anggrek dengan pohon mangga. Tumbuhan anggrek mendapat keuntungan berupa tempat tinggal, pohon mangga tidak mendapat keuntungan dan kerugian dari adanya anggrek. 

Simbiosis parasitisme adalah hubungan interaksi dua jenis individu yang memberikan keuntungan pada salah satu pihak dan memberi kerugian pada pihak lain (inang). Contohnya kutu rambut dengan manusia. 

Kutu rambut memperoleh keuntungan dari manusia berupa darah yang dihisap sebagai makanannya, sedangkan manusia akan merasakan gatal pada kulit kepalanya. Berikut contoh lain simbiosis : 

Simbiosis mutualisme : bunga matahari dengan lebah

Simbiosis Komensalisme : ikan badut dan anemon laut

Sismbiosis parasitisme : tumbuhan tali putri dengan inangnya

Berdasar cara memperoleh makanan, organisme dibedakan menjadi dua yaitu autotrof dan heterotrofAutotrof adalah organisme yang mampu menghasilkan makanan sendiri, contohnya tumbuhan hijau dan bakteri. Heterotrof adalah organisme yang tidak mampu menghasilkan makanan sendiri. 

Heterotrof ada 3 jenis yaitu : herbivora, karnivora dan omnivora. Herbivora adalah organisme pemakan tumbuhan, contohnya kambing, sapi, kelinci, dan sebagainya. Karnivora adalah organisme pemakan daging atau hewan lain, contohnya harimau, kucing, dan sebagainya. Omnivora adalah hewan pemakan segala (termasuk tumbuhan dan daging), contohnya babi. 



sumber:http://sugiartokevin.blogspot.com/2015/05/interaksi-dalam-ekosistem-membentuk.html
https://wirahadie.com/interaksi-makhluk-hidup-dengan-lingkungan/amp/#Materi_IPA_Kelas_7_Semester_2nbsp_Bab_7_Interaksi_Makhluk_Hidup_dengan_Lingkungannbsp

Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Pola

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Hal – hal yang ditemukan dalam Lingkungan

|
Baca selengkapnya »

 





2. Hal – hal yang ditemukan dalam Lingkungan

Setiap makhluk hidup memerlukan lingkungan tertentu sebagai tempat hidupnya (habitat nya). Dalam suatu habitat, terdapat berbagai jenis makhluk hidup (biotik) dan makhluk tak hidup (abiotik). Di dalam habitat juga terdapat interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk tak hidup. 



sumber:https://materikimia.com/hal-hal-yang-ditemukan-dalam-suatu-lingkungan/https://wirahadie.com/interaksi-makhluk-hidup-dengan-lingkungan/amp/#Materi_IPA_Kelas_7_Semester_2nbsp_Bab_7_Interaksi_Makhluk_Hidup_dengan_Lingkungannbsp
             

Hal – hal yang ditemukan dalam Lingkungan

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Pengertian Lingkungan

|
Baca selengkapnya »

 










1.Pengertian Lingkungan

Lingkungan berasal dari kata “environment yang memiliki makna “the physical, chemical dan biotic condition surrounding an organism”. Berdasar istilah tersebut, lingkungan diartikan sebagai segala sesuatu diluar individu  yang merupakan sistem kompleks sehingga dapat mempengaruhi satu sama lain. Kondisi yang saling mempengaruhi membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah – ubah sesuai dengan kondisi. Selain itu, komponen lingkungan dapat saling mempengaruhi dengan kuat. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan ada saatnya berubah menjadi buruk. Perubahan ini disebabkan organisme dalam satu lingkungan. 

Kondisi yang saling mempengaruhi membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah – ubah sesuai dengan kondisi. Selain itu, komponen lingkungan dapat saling mempengaruhi dengan kuat. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan ada saatnya berubah menjadi buruk. Perubahan ini disebabkan organisme dalam satu lingkungan
Lingkungan terdiri dari dua komponen yaitu : komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik terdiri dari makhluk hidup (organisme) seperi tumbuhan, hewan, manusia dan jasad renik (organisme mikroskopis). Komponen abiotik terdiri dari benda mati seperti udara, tanah, air, cahaya dan sebagainya. 


sumber:https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-lingkungan/
             https://wirahadie.com/interaksi-makhluk-hidup-dengan-lingkungan/amp/#Materi_IPA_Kelas_7_Semester_2nbsp_Bab_7_Interaksi_Makhluk_Hidup_dengan_Lingkungannbsp

Pengertian Lingkungan

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :

Simbiosis

|
Baca selengkapnya »

 



6 Macam-Macam Simbiosis dan Contohnya, Lengkap Penjelasan


Liputan6.com, Jakarta Memahami pengertian simbiosis, macam-macam simbiosis, dan contohnya ini penting untuk mengenal lebih dalam tentang alam. Simbiosis adalah keadaan hidup bersama antara organisme berbeda.

National Geographic menjelaskan simbiosis adalah hubungan ataupun interaksi antara dua organisme makhluk hidup yang berbeda. Ada enam macam-macam simbiosis yang bisa dipahami.

Mulai dari simbiosis mutualisme, komensalisme, parasitisme, amensalisme, netralisme, dan kompetisi. Bagaimana hubungan keenamnya dan contoh yang ada di alam? Tentu saja ada yang saling menguntungan, saling merugikan, netral, dan masih banyak lagi.

Berikut Liputan6.com ulas macam-macam simbiosis dan contohnya lebih dalam, Selasa (21/12/2021).

2 dari 3 halaman

Macam-Macam Simbiosis dan Contohnya

1. Simbiosis Mutualisme

Simbiosis mutualisme adalah bagian dari macam-macam simbiosis yang menunjukkan hubungan saling menguntungkan satu sama lain. Melansir dari kemdikbud.go.id, hubungan simbiosis mutualiasme ini sangat positif karena kedua belah pihak diuntungkan. 

Contoh dari macam-macam simbiosis satu ini adalah antara kupu-kupu dan bunga. Kupu-kupu mengisap nektar yang terdapat pada bunga. Sementara timbal-baliknya adalah bunga mendapat bantuan dari gerakan kupu-kupu untuk penyerbukan.

Kedua, kemdikbud.go.id memberikan contoh simbiosis mutualisme adalah manusia dengan bakteri. Keberadaan bakteri E. Coli, menjadikan manusia terbantu mengurangi pertumbuhan bakteri jahat dan mempercepat proses pembusukan di usus besar.

Sementara keuntungan yang didapat oleh bakteri E. Coli adalah mendapat makanan dari sisa-sisa pembuangan pada usus besar dalam tubuh manusia.

2. Simbiosis Komensalisme

Simbiosis komensalisme adalah bagian dari macam-macam simbiosis yang menunjukkan hubungan dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satu organisme. Melansir kemdikbud.go.id, dijelaskan dalam hubungan simbiosis ini organisme lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan atau sifatnya lebih netral.

Contoh paling umum dari macam-macam simbiosis ini terjadi pada ikan remora dan ikan hiu. Ketika ikan hiu makan, biasanya sisa-sisa makanan akan berjatuhan. Di saat sisa-sisa makanan jatuh, ikan-ikan remora bakal menempel dengan hiu untuk mengambil sisa-sisa makanan dari hiu. Ikan hiu tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Selain pada ikan remora dan ikan hiu, kemdikbud.go.id mencontohkan tanaman anggrek dan pohon mangga. Dalam interaksi antara anggrek dan pohon mangga dari macam-macam simbiosis ini, anggrek mendapat keuntungan.

Tanaman anggrek memiliki tempat untuk tumbuh, mendapatkan sinar matahari, air serta zat-zat untuk melakukan proses fotosintesis, dengan menempel pada pohon mangga. Sementara pohon mangga tidak dirugikan dalam hal apa pun atau hanya netral saja.

3. Simbiosis Parasitisme

Simbiosis parasitisme adalah bagian dari macam-macam simbiosis yang menunjukkan hubungan menguntungkan dan merugikan antara kedua belah pihak. Kebalikan dari simbiosis mutualisme, kemdikbud.go.id menjelaskan simbiosis parasitisme merupakan ketergantungan yang terjadi ketika pihak yang satu mendapat keuntungan, tetapi merugikan pihak lainnya.

Contoh dari macam-macam simbiosis satu ini, hubungan yang terjadi pada nyamuk dan manusia. Nyamuk mendapat keuntungan dengan mengisap darah dari manusia, sementara manusia dirugikan karena dapat terjangkit penyakit berbahaya seperti malaria atau DBD.

Tak hanya hubungan untung dan rugi antara nyamuk dan manusia, kemdikbud.go.id mencontohkan macam-macam simbiosis ini terjadi pada lalat dengan buah. Lalat bisa langsung mendapatkan makanan dari buah sekaligus bisa berkembang biak pada buah yang dihinggapinya. Sementara buah yang dihinggapi lalat akan mengalami kerugian karena akan menjadi lebih cepat membusuk.

3 dari 3 halaman

Macam-Macam Simbiosis dan Contohnya

4. Simbiosis Amensalisme

Simbiosis amensalisme adalah bagian dari macam-macam simbiosis yang menunjukkan hubungan merugikan dan organisme lain netral atau tidak untung dan tidak rugi. Melansir dari itb.ac.id, simbiosis amensalisme adalah kebalikan dari simbiosis komensalisme.

“Simbiosis amensalisme juga berarti hubungan antara dua makhluk hidup yang merugikan satu pihak sementara pihak lainnya tidak terpengaruh apa-apa,” dijelaskan.

Contoh dari macam-macam simbiosis ini, antara pohon walnut dengan tumbuhan di sekitarnya. Pohon walnut bisa mengeluarkan senyawa bernama alelopati yang dapat menyebabkan pohon lain di sekitarnya tidak bisa bertahan. Keluarnya senyawa itu, pohon walnut bisa mendapatkan nutrisi lebih dari dalam tanah, yang seharusnya didapatkan pohon lain.

Penjelasan contoh simbiosis amensalisme lain dijelaskan itb.ac.id, terjadi pada brokoli dan kubis. Di dalam brokoli terdapat satu senyawa resindu yang biasa membuat brokoli tidak cepat layu. Akan tetapi, senyawa ini bisa menjadi penyakit bagi kubis. Sayur kubis bisa menjadi lebih cepat busuk. Maka metode menyimpan kedua sayuran tersebut adalah dipisah.

5. Simbiosis Netralisme

Simbiosis netralisme adalah bagian dari macam-macam simbiosis dengan hubungan tidak memberi keuntungan atau kerugian pada organisme yang terlibat. Melansir bola.com, kedua belah pihak tidak akan mendapat pengaruh apa pun, baik keuntungan atau kerugian.

Dicontohkan dari macam-macam simbiosis ini, antara kambing dan ayam, keduanya tidak memiliki pengaruh satu sama lain karena memiliki jenis makanan yang berbeda. Kemudian katak dan ikan, katak biasa mencari makan di air, tetapi katak tidak memakan ikan. Interaksi keduanya tidak memberi pengaruh satu sama lain.

Selanjutnya dijelaskan bola.com, hubungan antara sapi dan burung hantu, meski tinggal di ekosistem yang sama, keduanya tidak saling menguntungkan atau merugikan karena sapi mencari makan saat siang, sementara burung hantu mencari makan saat malam.

6. Simbiosis Kompetisi

Simbiosis kompetisi adalah bagian dari macam-macam simbiosis yang menunjukkan hubungan saling memperebutkan sumber daya yang jumlahnya terbatas di alam. Melansir nature.com, biasanya organisme yang lebih kuatlah yang akan memenangkan sumber daya alam.

Sementara bagi organisme yang lebih lemah terpaksa harus mencari sumber daya lain dengan cara bermigrasi. Contoh dari macam-macam simbiosis ini, dijelaskan nature.com hubungan serigala dan beruang yang bersaing untuk bisa mendapatkan mangsa yang sama di habitatnya.

sumber:https://hot.liputan6.com/read/4811064/6-macam-macam-simbiosis-dan-contohnya-lengkap-penjelasan
                      https://www.dapodik.co.id/2021/07/3-simbiosis-yang-terjadi-dalam.html

Simbiosis

Posted by : Website Kevin Putra Baswara Aryasatya
Date :
With 0komentar
Tag :
Next Prev
▲Top▲